Tampilkan postingan dengan label Anak Muda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak Muda. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Januari 2018

Ghufron, Pengusaha Lele
Di era globalisasi semakin banyak pemuda yang kehilangan jati dirinya. Menjadikan masa mudanya hanya untuk bersenang-senang dan berfoya-foya. Ketika salah seorang menanyakan tujuan hidup dan misi yang dikerjakan, banyak sekali yang masih menggelengkan kepala. Namun, berbeda dengan pemuda kali ini.

Ghufron adalah salah satu pengusaha budidaya ikan lele, sekaligus masih menjadi mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga. Tidak hanya itu, Ghufron Si Pembudidaya Lele ini juga aktif di Pramuka Universitas Airlangga dan berbagai kegiatan lainnya. Baginya untuk dapat melaksanakan semua itu dibutuhkan kerja keras dan manajemen waktu yang baik, serta yang paling utama adalah do'a dan restu orang tua. Pada dasarnya, tidak sulit menjadi sukses di usia muda yang dibutuhkan adalah tekad kuat untuk benar-benar bisa mewujudkan impian agar manjadi sukses. Kegagalan bukan tentang mereka yang tidak berhasil meraih impiannya, kegagalan adalah mereka yang memiliki mimpi tapi tidak pernah ada usaha untuk mewujudkannya.

Penulis : Ardiani Putri Rahayu – Universitas Airlangga




Add caption

Mimpi, setiap orang pasti pernah bermimpi atau mempunyai sebuah impian. Begitu juga salah satu mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Irsyad Al Ghifari duta IPB tahun 2016/2017. Berawal dari keresahan seorang Irsyad akan sebuah impian membuatnya dan teman-temannya menciptakan sebuah platform komunitas tentang impian. Komunitas tersebut adalah Lembarimpian.id.

Lembarimpian.id merupakan platform yang memfasilitasi para pemimpi untuk menuliskan impiannya dan menghubungkan mereka untuk saling mewujudkan impian. Komunitas ini baru berdiri sekitar satu tahun yang lalu yaitu tahun 2016. Untuk sekarang komunitas ini masih dalam tahap tumbuh dan berkembang. Walaupun begitu, komunitas ini pernah masuk dalam Tribunnewsbogor.com.

Platform Lembarimpian.id menawarkan berbagai fitur yang menarik. Fitur yang ditawarkan di antaranya yaitu, Lister (lembarimpian poster), Merlion (Mentoring lembarimpian session), Dream Wall (Fitur berbagi foto tentang impian), Livement (Lembarimpian movement), IDF (Indonesia Dream Forum), dan Lilog (Lembarimpian Blog). Selain bergerak di sosial media, lembarimpian.id juga memiliki berbagai kegiatan offline, di antaranya Teman LI (Program Pembinaan Karakter pejuang impian), Kelas LI (Seminar Inspiratif seputar impian), Lisoc (Lembarimpian social campaign), dan LI mengajar.

Jargon andalan komunitas ini adalah “write dream find team”. Karena setiap impian itu tidak dapat diwujudkan sendiri melainkan harus ada tim yang mendorong dan terus menyemangati. Untuk itu, bagi teman-teman yang memiliki impian ayo terus menuliskan impiannya dan berusaha mewujudkannya bersama lembarimpian.id. Kalau ingin mengetahui lebih dalam mengenai komunitas ini atau mau bergabung, teman-teman dapat mengaksesnya di bit.ly/LineLembarimpian, Instagram @lembarimpian.id maupun web www.lembarimpian.id.


Penulis Lilik Endah Sulistyowati, IPB





Rabu, 05 April 2017

 
Komunitas MRCA (instagram.com/komunitasmrca)



Siapa yang tidak kenal dengan Merry Riana, seorang pengusaha sukses Indonesia yang berhasil meraih $1.000.000 pertamanya ketika ia masih muda. Profilnya pun dimuat di artikel "The Straits Times" dan dia pun berhasil menjadi pemenang dalam kategori Creative and Innovative Person Of The Year di Indonesian Choices Awards.

Ya, komunitas ini pun dibuat oleh seorang pengusaha sukses yang bernama Merry Riana beserta suaminya pada tahun 2013 untuk memilih para pemuda-pemudi aktif di seluruh Indonesia dan belajar resep kesuksesan serta hal lainnya yang menunjang kehidupan, tanpa dipungut biaya apapun.

Ya, di komunitas ini, para Ambassador belajar mengenai keuangan, motivasi, public speaking, coaching dan sebagainya yang sangat  berguna bagi para ambassador.

Tertarik untuk mengikuti komunitas? klik bit.ly/PendaftaranMRCABatch6 dan pilih referall Dewi Sri Tunjungsari (penulis artikel web sekaligus founder web menusa ini) dan konfirmasi ke 08992458233 via whatsapp untuk langkah selanjutnya.

Senin, 03 April 2017


Pada 19 Maret lalu,Institut STIAMI dan Global Peace Foundation mengadakan International U-Gen Assembly dengan tema “Moral and Innovative Leadership for Peace and Development. Young People Taking Lead in SDGs, Nation and Character Building." Acara ini dihadiri oleh para perwakilan pembicara dari Global Peace Foundation yang kece abis. 

Pada seminar Global Peace STIAMI, diadakan 3 sesi materi. Sesi pertama adalah  mengenai isu-isu SDGs yang saat ini sedang gencar diperbincangkan untuk diselesaikan, seperti di antaranya kemiskinan, kelaparan, kesehatan dan lain-lain. Pada sesi ini, peserta dibagi perkelompok untuk membicarakan tentang isu SDGs dan langkahnya.

Pada sesi kedua, dibicarakan mengenai attitude, creative dan confident. Sebagai anak muda, peserta harus menumbuhkan jiwa kreatif, positif attitude dan selalu semangat!

Pada sesi ketiga, dibicarakan mengenai cara membangun startup demi memberikan solusi bagi berbagai permasalahan.

Nah, yang paling seru, disesi akhir diadakan foto bersama. Harapan dari adanya seminar ini adalah setiap peserta mampu menjadi leader masa depan yang memberikan solusi.

Salam GPF!

Mengintip Nusantara-Media Partner U-Gen Assembly

Gambar diambil dari: facebook global peace foundation.

Jumat, 20 Januari 2017

sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxWRkGZkKEi8JYv53OyfK1nweZIrJFnuX_bKnGfC1_ZLa1mFfOKmDaA69Up52qu2SlNBdnshhUW6B7opzps46xgf78V2JG6PPRm8KGBtYJtFmtrC08GeTBMYFMm5deNJbedxBetjFMvGWx/s1600/statistik-jejaring-media-sosial-2015-2016.png

Miris sekali saat membaca media sosial saat ini. Banyak yang saling menghujat dan bahkan ada pula yang saling unfriend atau block karena perbedaan pendapat. Saat ini yang sedang gencar adalah perang status dan perang share di antara kubu pro dan kontra aksi damai 4 November dan 2 Desember lalu.

Hanya menduga itu berbahaya. Asal membagi informasi tanpa menyelidiki sumber berita itu jelas atau hanya penuh hoax jauh lebih berbahaya. Fenomena ini semakin marak semenjak terjadi aksi turun ke jalanan pada 4 November atau sering disebut aksi 411, disambung dengan aksi damai yang terjadi beberapa waktu lalu pada 2 Desember. Yang menjadi masalah adalah betapa banyak pengguna medsos yang beralih menjadi ahli kritik paling hebat dan berpotensi memicu pro kontra yang lebih luas.

Kita tetap boleh menyuarakan pendapat karena kebebasan berpendapat karena sudah diatur dalam undang-undang. Namun alangkah baiknya jika sebelum membagi link berita atau menuliskan pendapat tentang hal yang sensitif seperti aksi 212 kemarin, perlu kita saring serta telaah terlebih dahulu. Jika toh ada yang tidak setuju dengan pendapat kita, jangan lantas bersikap keras sampai memaki pilihannya apalagi kalau sampai bertengkar di dunia maya lantas berlanjut dingin di dunia nyata. Betapa lucu sekali karena sebuah pandangan politik yang berbeda maka rasa toleransi serta persaudaraan bisa lenyap.

Dengan ikut menghujat dan saling share, bukannya terlihat keren, yang ada image diri kita akan turun. Facebook, twitter dan medsos lainnya adalah majalah dinding kepribadian kita yang bisa dilihat banyak orang. Hati-hati kalau tidak bijak memakai medsos, kita bisa kehilangan banyak kesempatan. Sudah banyak perusahaan yang menilai kepribadian juga dari isi beranda medsosnya. Kalau kita biasa menghujat, nyinyir dan menghina, bisa jadi kesempatan kerja kita hilang. Atau jika yang hendak berbisnis, bisa kehilangan calon kliennya.

Sebelum membagikan sebuah link berita, cek dulu validnya sumber. Jangan asal share dari link berita yang kurang berimbang. Baca semua fakta dari kedua sisi, supaya pikiran kita terbuka. Jika kita memang cenderung setuju dengan suatu pendapat, jangan menjadi terlalu fanatik sampai menganggap yang berbeda pendapat itu salah.

Indonesia adalah negara Bhinneka Tunggal Ika. Kita selalu mendengungkan prinsip itu tetapi sekarang seolah lupa dengan maknanya. Perbedaan bukan hanya dilihat dari suku, ras dan agama, kini perbedaan itu juga menyangkut pandangan hidup serta pemikiran. Jangan bangga sudah menjadi bangsa yang demokratis jika hanya karena beda pendapat lalu persatuan kita terpecah belah.

Penulis: Reffi Dhinar, Manager Blogging
Menusa

Selasa, 06 September 2016


asteria-energy.p
 sumber gambar: http://asteria-energy.p
Setelah mengadakan rapat awal September lalu, U'l Cee Institute, lembaga bahasa yang berada dekat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, akan bekerja sama dengan Menusa Community dalam bidang pengembangan bahasa dan karakter. Adapun ini adalah berbentuk Workshop yang akan dihadiri oleh Mahasiswa-Mahasiswi baru UIN Syarif Hidayatullah Jakarta demi keberhasilan studi bahasa mereka dan membentuk karakter mereka. Tak hanya itu, akan ada pembelajaran lanjutan bahasa berbentuk kajian di U'l Cee selama satu semester.


sumber gambar: https://yt3.ggpht.com/  
doc.Menusa

Dewi Sri, Founder Menusa berharap acara ini dapat terlaksana dengan segera dan bisa bermanfaat untuk mahasiswa. Demikian juga Ust. Yunal berharap kegiatan ini akan rutin dilaksanakan. Nantinya, akan ada bazar rekruitmen Menusa dan U'l Cee serta info pendidikan menarik lainnya.(Menusa)

Jumat, 26 Agustus 2016

Blog adalah sarana untuk latihan menulis. Setelah blog berhasil dibuat, kini saatnya mulai memposting tulisan dan juga mempopulerkan blog kita sendiri. Mungkin pada awalnya kita akan merasa malu atau tidak memiliki kepercayaan diri untuk menyebarkan tulisan, tapi kembali lagi pada tujuan nge-blog ya. Blog dibuat agar orang lain bisa meninggalkan komentar di tulisan kita. Dan agar orang lain tahu apa isi tulisan kita, tentunya kita harus memperkenalkan blog kita, ibaratnya jika ingin ada pembeli yang membeli dagangan kita, tentunya kita harus rajin berpromosi.


Berikut ini beberapa tips untuk mempopulerkan blog yang sangat mudah dilakukan blogger pemula,
  • Optimalkan penggunaan media sosial seperti facebook dan twitter. Promosikan link tulisan di timeline anda. Beri caption cuplikan isi tulisan kita agar orang tertarik untuk mengklik dan membacanya. 
  • Menulislah sesuai dengan minat dan keahlian. Jika anda memiliki minat di bidang psikologi, maka isilah postingan blog dengan artikel-artikel yang berkaitan dengan wawasan anda di bidang psikologi. Sudah banyak blog-blog khusus yang membahas satu bahasan tema misal serba-serbi gadget, hubungan pernikahan dan lain-lain. Biasanya blog dengan satu tema yang berkaitan akan lebih cepat menarik membaca dan follower. Tapi jika memang anda ingin menggunakan blog sebagai curahan isi hati dan mengisinya dengan beragam tema, hal itu juga diperbolehkan. Kemas semenarik mungkin isi curhatan dan jangan menyinggung nama tertentu atau berbau SARA. Promosikan artikel blog di komunitas blogger yang banyak beredar di dunia maya seperti Warung Blogger, Blogger Indonesia dan masih banyak lagi.
  • Sering-seringlah mengikuti kompetisi blog dari yang berupa giveaway hingga kontes berhadiah besar. Rajin mengikuti kompetisi dan kontes blog itu bisa membuat blog kita lebih sering dikunjungi.
  • Sering-seringlah melakukan blogwalking, atau mengunjungi blog lain. Tinggalkan komentar dan juga sisipkan link kita agar dikunjungi kembali. Tapi jangan hanya meminta kunjungan tanpa memberikan komentar yang sesuai. Berkunjunglah secara sopan dan tidak meninggalkan komentar yang menyinggung.
  • Buatlah artikel blog dengan tema yang aktual. Misalnya, membuat tulisan opini kita terhadap pemilu presiden dan lain-lain. Tapi yang paling penting adalah konsisten menulis tema yang disukai atau dikuasai.
  • Posting tulisan secara rutin, minimal seminggu sekali untuk blogger pemula. Seiring berjalannya waktu tingkatkan kuantitas dan kualitas tulisan kita tentunya. Biasanya saya minimal posting seminggu dua hingga tiga kali.  Gunakan bahasa yang kita sukai. Raditya Dika adalah blogger yang sukses dengan gaya bahasa kocaknya.
Inilah beberapa tips ringan untuk mempopulerkan artikel di blog pribadi kita. Jangan takut dengan kritik. Mari terus berkarya.



Biodata Penulis

Penulis dikenal dengan nama Reffi Dhinar. Penulis 4 buku solo antara lain Triangle’s Destiny, Falling Angel, Menyulam Senja, dan Three. Satu novelet juga lahir dengan judul Afraid yang tergabung dalam buku Police’s Secret. Karyanya yang lain juga tersebar di puluhan antologi bersama. Seorang penerjemah bahasa Jepang dan Inggris dan juga pemimpi ulung. Silakan berkunjung di blog www.wordholic.com jika ingin membaca contoh karya tulisnya.




Minggu, 21 Agustus 2016



Fokus, yakin, tekun, ulet memang bisa menjadikan sesorang sukses. Mari kita tengok sosok Ajik Rachmad Suhendar. Dia adalah mahasiswa semester 8 jurusan Pendidikan Seni Tari dan Musik Universitas Negeri Malang (PSTM UM). Pekerja seni ini merupakan peraih Best Exhibitor di event Culture International Tourism Burst di Berlin, Jerman 7-16 Maret 2016 lalu.

Ajik mendapat informasi mengenai Culture International Tourism Burst dari Yoseph, pimpinan sanggar Malang Amor Carnival yang merekomendasikan pria asal Blitar, Jawa Timur ini untuk mengikuti event yang dihadiri oleh 179 negara tersebut. 

Selanjutnya, pria yang lahir pada 18 November 1993 ini menjalani proses pendaftaran dan seleksi. Ada dua tahap seleksi untuk menentukan siapa saja yang dapat mengikuti event ini untuk mewakili Indonesia. Tahap tersebut meliputi perform dan interview

Finally, berkat kemahiran mendesain busana, Ajik Rachmad Suhendar berhasil menyisihkan sekitar 400 orang pendaftar se-Indonesia sebagai salah satu peserta yang diamanahi mewakili Indonesia di event level Internasional tersebut. 

Kesana, Ajik membawa dua kostum yakni teratai dan gajah oling. Kostum yang ia kenakan dominan menggunakan bahan dari lidi. Lidi yang sifatnya lentur ia balut dengan kain-kain warna-warni yang menyala. Pemilihan lidi untuk kerangka sayap di kostumnya ini tak sembarangan, ia pilah sesuai ukuran. Lalu, lidi itu ia rekatkan dengan kain secara berulang. Kostum yang dikenakannya tersebut memiliki berat 18 kg. 

Ajik pun mengakui bahwa ada sekitar 250 orang dalam sehari yang meminta foto karena keunikan kostum setinggi 2,5 m tersebut. Event yang berlangsung selama lima hari ini merupakan kesempatan emas untuk mempromosikan Indonesia di kancah Internasional.
Berkeliling stan-stan negara lain dan selalu melayani setiap orang yang mendatanginya dengan menjadi pribadi Indonesia yang ramah merupakan salah satu triknya untuk secara tak langsung mengambil hati para pengunjung. 

Ajik menerangkan bahwa dia dan seluruh peserta tim Indonesia difasilitasi secara penuh oleh kementerian Pariwisata Indonesia. Bahkan ada bonus yang diberikan kepada para pemenang. Dimana Indonesia menjadi juara umum dalam gelaran tersebut.

Bergelut dengan dunia seni telah menjadikan Ajik semakin fokus menjalaninya. So, mungkin ada sebagian dari kita yang memiliki bakat dan kemauan di bidang seni tak ada salahnya mencoba meneruskannya. Siapa tahu memang dunia kita ada dalam seni.

“Hidup itu perlu banyak pengalaman. Carilah pengalaman sebanyak mungkin dari para relasi kita. Tidak menutup kemungkinan hal itu akan membawa tujuan hidup kita semakin positif. Boleh saja mencari tujuan yang negatif, tapi jadikan itu hanya sebagai bahan belajar. Hanya saja, disini tujuan hidup kita adalah bagaimana kita membahagiakan diri kita dan orang-orang yang kita sayangi. Untuk mewujudkannya, mari tingkatkan prestasi, percayalah rejeki akan datang menghampiri” ujar Ajik Rachmad Suhendar.

Penulis:
Almira Sifak
peminat astronomi dan jurnalistik yang selalu terus berusaha menyebarkan informasi yang dimiliki kepada siapapun yang mau menerima.
 

Dokumentasi Foto: instagram.com/ajikrachmad

Jumat, 19 Agustus 2016


      
      Penulis buku kumpulan puisi hikmah “SEMILIR ANGIN RINDU” yang memiliki ISBN  978-602-72920-9-3 (2015) ini bernama Tsania Nur Diyana. Kini, ia sedang menempuh program studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang sejak 2014. Tsania sangat konsisten dengan dunia menulis. Tak hanya fiksi, ia juga terlibat aktif dalam penulisan ilmiah. Perempuan kelahiran Lamongan, 26 April 1996 ini pun mendapat banyak prestasi dari tulisan-tulisannya. Pada tahun 2015, ia berhasil menempati posisi Juara 2 Musabaqoh Karya Tulis Ilmiah Al-quran MTQ Mahasiswa UM XI yang diadakan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Al-quran Studi Club Universitas Negeri Malang; Semifinalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Quran Nasional yang diselenggarakan Universitas Diponegoro; Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Alquran Nasional “Bahtsu ‘Ilmi Quran” diselenggaarakan UIN Sunan Kalijaga. Pada tahun 2016, ia menyabet gelar juara LKTI dari beberapa universitas di Indonesia. Diantaranya yaitu Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Kesehatan dan Keselamatan kerja Nasional 2016 dari Universitas Jember; Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Alquran Nasional oleh Universitas Pendidikan Indonesia; Finalis karya Tulis Ilmiah Al-quran Nasional, Festival Qurani 2016 yang diadakan UIN Sunan Ampel Surabaya; dan Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional, PILI IKAHIMBI yang digelar oleh IKAHIMBI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Selain dalam bidang karya tulis juga ada sebagai Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) 2012 diberikan oleh Kwartir Nasional Pramuka; Juara 1 Lomba Cepat Tepat, Gebyar Prestasi Santri se-Jawa Bali di Institut Pertanian Bogor 2013; International Scout Peace Camp (ISPC) 2013 diadakan oleh World Organization of  Scout Movement; Juara Harapan I Lomba Inovasi kesehatan dan Keselamatan Kerja nasional PERTAMINA yang diselenggarakan oleh PERTAMINA, Cilacap (2016); MAWAPRES tingkat II FMIPA UM 2016 yang diadakan oleh Universitas Negeri Malang.
         Judul-judul karya tulis yang pernah dibuat salah satu alumni MA Al-Ishlah Paciran jurusan IPA (2011-2014) ini yakni Menurunnya tingkat pembayaran pajak Masyarakat Indonesia; Role Play Model Inovasi Edukasi dan Sosialisasi HIV/AIDS pada Remaja Anggota Karang Tarunadengan Pendekatan  Multiple Intellegences; Tahfizh Quran Tematik (TQT): Metode Menghafal Al-quran Berdasarkan Tema dengan Pendekatan Multiple Intelligences; Detector System of Water Pollution (DETION): Perangkat Aplikasi Berbasis Mobile sebagai Pendeteksi Tingkat Pencemaran Air Menggunakan Sensor Ryobi Phone; Hearing   Impairment   Of   Qur’an   Application   (HIQUA):   Tahfizh Quran Tematik (TQT): Metode Menghafal Al-quran Berdasarkan Tema Bagi Tuna Netra Berbasis As-Sam’ dengan Pendekatan Multiple Intelligences ; Perangkat Pembelajaran Al Qur’an bagi Anak Tunarungu Berbasis Maternal Reflektif Method (MRM); Detector System of Water Pollution (DETION): Perangkat Aplikasi DO Meter menggunakan sensor O2 Berbasis Android dengan Antarmuka Arduino sebagai Pendeteksi Dini Tingkat Pencemaran Air; Earmuff Coconut  Shell (ECOS): Pelindung Telinga Ramah Lingkungan Berbentuk  Tempurung  Kelapa  Berbasis  Midrib  Banana  Stem  Sebagai Peredam Kebisingan Suara pada Pekerja Konstruksi Pemotong Besi.
Tak hanya berkutat dalam bidang menulis, enam tahun belakangan, SMPM 12 Paciran (2008-2011) ini juga aktif dalam beberapa organisasi. Tahun 2010 ia menjabat sebagai Ketua redaksi majalah SMPM 12 Paciran, Lamongan; Ketua bidang Upacara OSIS SMPM 12 Paciran, Lamongan. Dua tahun berikutnya (2013) ia aktif di Badan Ekekutif MA Al-Ishlah Paciran, Lamongan sebagai Ketua bidang IPTEK dan di Organisasi Pondok Pesantren Al-ishlah Paciran, Lamongan sebagai wakil ketua umum. Di tahun pertama menjadi mahasiswa, ia mengikuti kepanitiaan KPU (Komisi Pemilihan Umum) FMIPA UM 2014 sebagai anggota. Tahun selanjutnya (2015), ia menjadi Anggota bidang Penalaran HMJ Fisika Nucleon 2015 dan Anggota UKM Pramuka UM. Tahun ini, ia menjabat sebagai Ketua bidang Penalaran HMJ Fisika Nucleon 2016, Ketua bidang EO (Event Organizer) Kaderisasi UKM ASC (Unit Kegiatan Mahasiswa Alquran Study Club) 2016 Universitas Negeri Malang, dan Anggota Rohis Fisika 2016.
      Motto hidup yang dimiliki salah satu alumni alumni MIM 1 Payaman (2002-2008) ialah People With Good Hearts are The Ultimate Winners.
      Semoga perjalanan karier yang ditempuh Tsania ini mengisnpirasi kita semua. Tetap semangat berkarya, sobat-sobat MENUSA !


Penulis
Almira Sifak Fauziah Narariya
Peminat astronomi yang tak hanya berkutat dengan astronomi.

Menusa Community

Menusa Community

NULIS BABE NEWS

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis
Mengintip Nusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Total Pengunjung

Projek Kami

Sekolah Online Menusa Community

Jenis Tulisan

Email Kami

Kirimkan kritik dan saran anda ke mengintip nusantara redaksi di mengintipnusantararedaksi@gmail.com

Tim Menusa

Tim Menusa
Semua isi web ini dikelola oleh tim menusa creative management. Hubungi Menusa Creative Management sebagai media partner anda. 08992458233