Tampilkan postingan dengan label Tips Menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Menulis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Agustus 2016

Blog adalah sarana untuk latihan menulis. Setelah blog berhasil dibuat, kini saatnya mulai memposting tulisan dan juga mempopulerkan blog kita sendiri. Mungkin pada awalnya kita akan merasa malu atau tidak memiliki kepercayaan diri untuk menyebarkan tulisan, tapi kembali lagi pada tujuan nge-blog ya. Blog dibuat agar orang lain bisa meninggalkan komentar di tulisan kita. Dan agar orang lain tahu apa isi tulisan kita, tentunya kita harus memperkenalkan blog kita, ibaratnya jika ingin ada pembeli yang membeli dagangan kita, tentunya kita harus rajin berpromosi.


Berikut ini beberapa tips untuk mempopulerkan blog yang sangat mudah dilakukan blogger pemula,
  • Optimalkan penggunaan media sosial seperti facebook dan twitter. Promosikan link tulisan di timeline anda. Beri caption cuplikan isi tulisan kita agar orang tertarik untuk mengklik dan membacanya. 
  • Menulislah sesuai dengan minat dan keahlian. Jika anda memiliki minat di bidang psikologi, maka isilah postingan blog dengan artikel-artikel yang berkaitan dengan wawasan anda di bidang psikologi. Sudah banyak blog-blog khusus yang membahas satu bahasan tema misal serba-serbi gadget, hubungan pernikahan dan lain-lain. Biasanya blog dengan satu tema yang berkaitan akan lebih cepat menarik membaca dan follower. Tapi jika memang anda ingin menggunakan blog sebagai curahan isi hati dan mengisinya dengan beragam tema, hal itu juga diperbolehkan. Kemas semenarik mungkin isi curhatan dan jangan menyinggung nama tertentu atau berbau SARA. Promosikan artikel blog di komunitas blogger yang banyak beredar di dunia maya seperti Warung Blogger, Blogger Indonesia dan masih banyak lagi.
  • Sering-seringlah mengikuti kompetisi blog dari yang berupa giveaway hingga kontes berhadiah besar. Rajin mengikuti kompetisi dan kontes blog itu bisa membuat blog kita lebih sering dikunjungi.
  • Sering-seringlah melakukan blogwalking, atau mengunjungi blog lain. Tinggalkan komentar dan juga sisipkan link kita agar dikunjungi kembali. Tapi jangan hanya meminta kunjungan tanpa memberikan komentar yang sesuai. Berkunjunglah secara sopan dan tidak meninggalkan komentar yang menyinggung.
  • Buatlah artikel blog dengan tema yang aktual. Misalnya, membuat tulisan opini kita terhadap pemilu presiden dan lain-lain. Tapi yang paling penting adalah konsisten menulis tema yang disukai atau dikuasai.
  • Posting tulisan secara rutin, minimal seminggu sekali untuk blogger pemula. Seiring berjalannya waktu tingkatkan kuantitas dan kualitas tulisan kita tentunya. Biasanya saya minimal posting seminggu dua hingga tiga kali.  Gunakan bahasa yang kita sukai. Raditya Dika adalah blogger yang sukses dengan gaya bahasa kocaknya.
Inilah beberapa tips ringan untuk mempopulerkan artikel di blog pribadi kita. Jangan takut dengan kritik. Mari terus berkarya.



Biodata Penulis

Penulis dikenal dengan nama Reffi Dhinar. Penulis 4 buku solo antara lain Triangle’s Destiny, Falling Angel, Menyulam Senja, dan Three. Satu novelet juga lahir dengan judul Afraid yang tergabung dalam buku Police’s Secret. Karyanya yang lain juga tersebar di puluhan antologi bersama. Seorang penerjemah bahasa Jepang dan Inggris dan juga pemimpi ulung. Silakan berkunjung di blog www.wordholic.com jika ingin membaca contoh karya tulisnya.




Kamis, 07 Juli 2016


Kali ini, Reffi Dhinar, Manajer Menusa dalam hal Blogging berbagi tips untuk kawan mengintipnusantara.com. Menurut Reffi, menulis enggak hanya bakat. Terus apa ya? Yuk simak!

Seorang penulis hebat terlahir karena sebuah bakat. Jika anda tak percaya pada anggapan ini. Lihatlah saja berbagai contoh penulis yang menunjukkan bahwa menulis juga sebuah proses. Sebut saja Raditya Dika, Asma Nadia dan kawan penulis lainnya. Raditya Dika sendiri menulis dimulai dari blognya yang kemudian menjadi buku dan film. Hal ini menunjukkan bahwa untuk menjadi seorang penulis hebat, mengandalkan bakat saja amat sangat tidak cukup. Bakat diibaratkan seperti sebuah karunia namun berprestasi itu tak melulu perkara bakat. Betapa banyak bakat tersia-sia hanya karena si empunya bakat tidak mau belajar dan tidak berani memperjuangkan bakat serta passionnya.

      Yang dibutuhkan untuk menjadi seorang penulis hebat adalah mau berpikir, mau belajar dan juga tidak antipati terhadap kritik atau saran. Ya lah, beberapa penulis yang pada mulanya pasti membedakan titik koma saja tidak mampu, namun setelah terus-menerus menulis dan mau belajar, karya-karyanya kini semakin baik dan ada juga yang lolos diterbitkan dalam buku antologi atau lolos di media. Bahkan ada beberapa penulis berbakat yang karena alasan malas dan juga menyepelekan aktivitas menulis, sampai sekarang tidak ada karya baru lagi yang ia hasilkan.

Dari sini anda masih percaya pada bakat saja? Apa saja yang perlu dipersiapkan seseorang untuk menjadi penulis jempolan?
·         Butuh latihan 10000 jam
1 hari terdiri dari 24 jam, jika teori dari para ahli untuk berhasil dalam suatu hal kita butuh lathan terus-menerus selama 10000 jam, berarti butuh kurang lebih 416 hari latihan menulis untuk bisa semakin terlatih. Jangan terburu tersedak dengan banyaknya jam yang kita perlukan. Sisihkan saja waktu minimal satu jam atau setengah jam untuk menulis. Cukup setengah jam berkonsentrasi menulis, lakukan tiap hari, maka rasa malas kita akan semakin berkurang.

·         Tanpa membaca, tulisan akan tumpul
Sahabat menulis yaitu membaca. Tanpa membaca, kita tak akan memperkaya kosakata. Kita bisa bejar tentang teknik kepenulisan dari penulis favorit. Dengan membaca kita juga jadi bisa paham, mana karya yang bagus menurut kita dan mana yang tidak. Membaca adalah amunisi utama seorang penulis.

·         Jangan bermental tempe
Menjadi penulis itu wajib tahan banting jika ingin hebat. Karya yang ditolak penerbit atau media, gagal di sebuah lomba atau dikritik pedas dari pembaca, tidak boleh melunturkan semangat menulis. Kalau sedikit-sedikit  baper karena kegagalan dan kritikan, saya sarankan jangan menjadi penulis, cukuplah untuk menjadi penonton drama mellow saja.

Tidak sulit bukan untuk menjadi penulis hebat? Masih banyak cara lainnya, yang paling penting tanamkan pada diri jika kita bisa mencapai mimpi dengan usaha serta doa yang tulus. Selamat menulis!

Biodata Penulis
Reffi Dhinar
Penulis adalah seorang penerjemah bahasa Jepang, penulis 4 buku solo, puluhan antologi dan blogger aktif di www.wordholic.com. Mencintai menulis sama besarnya dengan membaca dan juga bermimpi. Yang ingin berkenalan dengan penulis bisa add FB Reffi Dhinar.

Menusa Community

Menusa Community

NULIS BABE NEWS

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis
Mengintip Nusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Total Pengunjung

Projek Kami

Sekolah Online Menusa Community

Jenis Tulisan

Email Kami

Kirimkan kritik dan saran anda ke mengintip nusantara redaksi di mengintipnusantararedaksi@gmail.com

Tim Menusa

Tim Menusa
Semua isi web ini dikelola oleh tim menusa creative management. Hubungi Menusa Creative Management sebagai media partner anda. 08992458233