Tampilkan postingan dengan label Menusa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menusa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Januari 2018

KEIMI, instagram.com
Komunitas Edukasi Ilmiah Mahasiswa Ekonomi atau yang serint dikenal dengan Keimi adalah salah satu Komunitas di bidang keilmiahan di Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya. Dibentuk pada 2014 dan kini sudah memasuki tahun ketiga berdirinya Keimi.

Pendirinya merupakan Mahasiswa Fakultas Ekonomi yang aktif dalam berbagai event kepenulisan, salah satunya yaitu Rido Aprianda, SE Mahasiswa Jurusan Akuntansi. Menyadari minat yang tinggi untuk memiliki kemampuan menulis di lingkungan Fakultas Ekonomi, maka Rido dan teman-temannya mendirikan Keimi.

Tidak hanya bergerak di bidang kepenulisan, Keimi juga mewadahi berbagai kegiatan Kemahasiswaan yang bernafaskan keilmiahan. Seperti mottonya yaitu Belajar, Berbagi dan Menginspirasi, anggota Keimi atau yang dikenal dengan istilah Sobat Keimi banyak yang aktif dalam berbagai kegiatan baik di bidang kepenulisan, kewirausahaan, dan juga membantu mencari informasi beasiswa.

Salah satu program yang rutin diadakan yaitu Kelas Diskusi Online dengan mengundang beberapa pemateri yang sudah berkapasitas. Keimi juga aktif dalam mengadakan event tentang beasiswa, sepeti beberapa waktu lalu, mengadakan seminar beasiswa yang lebih banyak menyasar kepada Mahasiswa Baru angkatan 2017.

Setiap ada sobat Keimi yang mengikuti lomba menulis atau yang lainnya selalu diucapkan selamat dan dijadikan motivasi bagi Sobat lainnya untuk aktif dalam mengikuti berbagai event keilmiahan salah satunya menulis.

Bagas Pratama, UNSRI



Tanah Surga Katanya, googlecom

Sinopsis:

Hasyim, mantan sukarelawan Konfrontasi Indonesia Malaysia tahun 1965 hidup dengan kesendiriannya. Setelah istri tercintanya meninggal, ia memutuskan untuk tidak menikah dan tinggal bersama anak laki-laki satu-satunya yang juga menduda, Haris dan dua orang anak Haris bernama Salman dan Salina. Hidup di perbatasan Indonesia Malaysia membuat persoalan tersendiri, karena masih didominasi oleh keterbelakangan dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Masyarakat perbatasan harus berjuang setengah mati untuk mempertahankan hidup mereka, termasuk keluarga Hasyim, namun kesetiaan dan loyalitasnya pada bangsa dan Negara membuat Hasyim bertahan tinggal.

Astuti, seorang guru sekolah dasar di kota datang tanpa direncanakannya. Ia mengajar di sekolah yang hampir roboh karena setahun tidak berfungsi. Tak lama berselang dr. Anwar, seorang dokter muda datang ke daerah itu, karena tidak mampu bersaing sebagai dokter professional di kota. Salman dan Salina gembira hatinya karna kedatangan guru Astuti dan dr. Anwar, yang oleh penduduk dikenal dengan sebutan dokter intel.

Haris anak Hasyim, memilih hidup di Malaysia karena menurutnya Malaysia jauh lebih memberi harapan bagi masa depannya. Dia juga bermaksud mengajak seluruh keluarga pindah ke Malaysia termasuk bapaknya. Haris mencoba membujuk ayahnya untuk pindah ke Malaysia dengan alasan di sana lebih menjanjikan secara ekonomi dibandingkan tetap tinggal di wilayah Indonesia. Hasyim bersikeras tidak mau pindah. Baginya kesetiaan pada bangsa adalah harga mati. Persoalan semakin meruncing ketika Hasyim tahu bahwa Haris ternyata sudah menikah dengan perempuan Malaysia dan bermaksud mengajak Salman dan Salina. Salman yang dekat dengan sang kakek memilih tetap tinggal di Indonesia.

Hasyim sakit. Dr Anwar berusaha memberikan perawatan dan obat yang lebih rutin. Namun, keterbatasan sarana dan obat, membuat kondisi Hasyim memburuk. Dr Anwar memutuskan untuk membawa Hasyim ke rumah sakit kota. Dengan uang hasil kerja Salman, Hasyim dibawa pakai perahu. Mereka berangkat ditemani oleh Astuti dan dr. Anwar. Di tengah perjalanan nyawa Hasyim tidak tertolong. Ia meninggal bersamaan dengan pekik dan sorak sorai Haris atas kemenangan kesebelasan Malaysia atas Indonesia.

IDENTITAS DAN TOKOH FILM
Tanah Surga Katanya

Sutradara             :    Herwin Novianto
Produser              :    Deddy Mizwar, Gatot Brajamusti, dan Bustal Nawawi
Tahun Produksi   :    2012
Durasi                  :    90 menit
Pemain                 :    Osa Aji Santoso, Fuad Idris, Ence Bagus, Astri Nurdin, Tissa Biani Azzahra, Ringgo Agus Rahman, dan Andre Dimas Apri

Tokoh Utama dan konflik
a.         Salman
Salman sangat mencintai tanah airnya. Ia menganggap Indonesia adalah tanah surga yang memiliki banyak sumber daya alam yang seharusnya mampu menyejahterakan seluruh rakyatnya. Namun, ia masih hidup dibawah garis kemiskinan dan tinggal di perbatasan Indonesia yang kurang diperhatikan oleh pemerintah. Salman ditinggalkan oleh ayah dan adiknya pindah ke Malaysia, tempat yang lebih makmur daripada daerahnya. 
Ia tinggal bersama kakeknya yang sakit-sakitan. Ia bekerja keras mengantarkan kerajinan ke Malaysia, demi mengais ringgit untuk pengobatan kakeknya.
b.         Kakek Hasyim
Hasyim adalah seorang mantan pejuang Indonesia, yang mempertahankan wilayah Indonesia dari serangan Malaysia. Ia prihatin melihat anak dan cucu perempuannya yang pindah ke Malaysia karena hidupnya lebih makmur di negara yang pernah ia lawan itu, sehingga ia sakit-sakitan. Padahal Hasyim selalu menceritakan kekayaan dan kebesaran Indonesia kepada cucu-cucunya.
c.          Dokter Anwar
Seorang dokter yang mengabdikan diri di perbatasan wilayah Indonesia-Malaysia. Ia prihatin dengan kondisi masyarakat perbatasan yang tidak mengenal dengan baik negaranya sendiri, bahkan menggantungkan diri kepada negara lain.
Dokter Anwar adalah orang yang menolong kakek Hasyim di saat-saat kritisnya. Ia pula yang membukakan pemikiran Salman, bahwa Indonesia ini sungguh negara yang kaya, namun perlu masih diolah dengan baik agar memberikan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.



Kesan penulis saat menonton film Tanah Surga, Katanya...
Menonton film ini seolah menghantarkan kita pada suatu spirit nasionalisme yang sering terabaikan. Pesan-pesan nasionalisme disampaikan dalam dialog-dialog yang menggelitik naluri kebangsaan kita sebagai rakyat Indonesia. Rasa haru tanpa disadari memancing air mata saat menonton film yang disutradarai Herwin Novianto ini.

Penulis: Junilawata Resdia

hmi, google data image
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan sebuah organisasi mahasiswa. Organisasi ini dibentuk pada 5 Februari 1947 oleh Prof. Lafran Pane di Yogyakarta. 

Setelah melalui perkembangan sejak 70 tahun terakhir, organisasi Hijau Hitam ini telah menyebar menjadi beberapa cabang di seluruh Indonesia. Garis koordinasinya meliputi Pengurus Besar, Badan Koordinasi di setiap wilayah, Pengurus Cabang. Seterusnya pada lingkup yang lebih kecil, Koordinator Komisariat, dan Pengurus Komisariat, serta anggota. 

Proses yang ada di Himpunan Mahasiswa Islam ini diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Organisasi Islam terbesar di Indonesia ini telah melahirkan tokoh-tokoh nasional yang luar biasa. Jusuf Kalla, Akbar Tanjung, Anas Urbaningrum, Gamawan Fauzi, dan banyak tokoh lainnya merupakan alumni dari organisasi ini. Seluruh anggota menyadari bahwa mereka berada di Himpunan Mahasiswa Islam dalam rangka mengemban misi keumatan dan kebangsaan.

Penulis:
Junilawata Resdia

KOMPAK,/images.suarajatimpost
Komunitas Pamekasan Membaca (KOMPAK) merupakan salah satu komunitas yang bergerak dalam dunia literasi di Kabupaten Pamekasan. Di dalamnya terdiri dari para pemuda-pemuda yang suka baca-tulis sebagai penggagas terbentuknya komunitas tersebut. Kompak berdiri pada 7 Juni 2017.

Pemuda-pemuda yang tergabung dan sekaligus penggerak dari kompak diantaranya Moh.Hasanuddin, Imron Maulana, Ahmad Ansori, Imam Zarkasi, Eeng, Yuli Anisyah, Siti Aizah, Nuri, Hernan Mohni, Abunali, dan Rizky Azola.

Upaya yang dilakukan ada komunitas Kompak ini adalah membumikan budaya literasi di Kabupaten Pamekasan. Yakni diantaranya melakukan "Aksi Ngetim" bersama, dimana seluruh anggota dan pengurus di dalamnya berkumpul bersama dan membuka lapak baca. Biasanya mereka ngelapak di depan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Pamekasan setiap hari Minggu.

Selain itu juga, memiliki program gerakan membaca bersama selama satu jam (Gerbang Salam), dan beberapa agenda lainnya dalam program jangka panjang dan jangka pendek.

Kelebihan dari komunitas ini, selain punggawanya muda-muda juga link mereka se-Indonesia. Itu terbukti dengan terdaftarnya Kompak dalam grup Pustaka Bergerak Indonesia (PBI). Dimana dengan tergabungnya dalam grup tersebut, Kompak bisa mendapatkan link untuk kemudian memiliki donasi buku bacaan dari para donatur melalui PBI yang bekerjasama dengan PT.Pos Indonesia. Sehingga pengiriman Per 10 kilogram buku dapat dikirim melalui kantor Pos dengan mencantumkan nama pengirim, nama komunitas dan alamat yang diruju, disertai dengan hastag bergerak (#Bergerak).

Jadi itu salah satu kelebihan dari adanya Komunitas Pamekasan membaca. Sehingga donasi tidak sebatas dari daerah asalnya saja, melainkan dari daerah-daerah lain pun bisa.

Ingin tahu lebih lanjut dan ingin merasakan serunya? Yuk mari bergabung dengan Komunitas Pamekasan Membaca.

Moh.Hasanuddin, Pamekasan

Minggu, 12 November 2017

gambar: https://i.ytimg.com/vi/7-5xwCpWVWA/maxresdefault.jpg


Nasi Krawu merupakan makanan khas Gresik yang disukai banyak kalangan dan menjadi andalan bagi mereka yang sering bepergian ke kota ini. Nasi ini banyak dijumpai dan ditemukan di kota-kota besar tetapi tentu saja kenikmatan asli tentunya yang orisinal dari kampung halaman.

Dinamakan Sego Krawu, lantaran nasi satu ini disajikan dengan tangan kosong tanpa sendok atau dalam istilahnya dikrawuk. Resep nasi krawu diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang yang berasal dari Madura.

Nasi Krawu berisikan babat usus, daging suwir, lengkap dengan serundeng dua warna disajikan dengan tambahan sambal petis. Umumnya Sego Krawu disajikan dengan pincuk daun pisang yang akan menambah aroma kenikmatan nasi satu ini.

Kalau Anda berkunjung ke Gresik jangan lupa menikmati kuliner khas yang satu ini ya guys! Harganya terjangkau, pas kantong pelajar apa lagi yang sudah kerja hanya Rp.15.000 Anda sudah bisa makan menu khas yang lengkap dari Gresik ini.

Elok, Peserta Magang Mengintip Nusantara




Taman Tirta Sari, Dok. Penulis

Taman Tirta Sari atau yang sering disebut dengan Taman Ganesa Sukowati oleh warga Sragen ini berada di Kabupaten Sragen, tepatnya di Jalan Dr. Sutomo no 5, Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Taman tersebut sangat indah dan sejuk karena banyaknya pohon-pohon rindang yang tumbuh. Letaknya juga tak jauh dari area persawahan, sehingga dapat dirasakan sensasi berbeda dengan adanya area persawahan tersebut. Semilir angin dan rindangnya pohon-pohon yang berjejer semakin menambah nilai plus untuk taman tersebut.
Dok. Penulis
Sejauh mata memandang, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan yang serba hijau. Namun, di area parkir dimana pintu masuk taman berada pemandangannya kurang mengenakkan mata, karena area parkir sangat dekat jaraknya dengan Ring Road. Berbagai kendaraan berlalu lalang yang mengakibatkan polusi udara sedikit mengganggu.
Selain tempatnya yang strategis, Taman Tirta Sari juga berdekatan dengan beberapa sekolah seperti SMP N 6, SMK N 2, SMA N 3 sehingga ketika sekolah pulang cepat banyak pemuda yang berkunjung ke taman ini. Bisa dilihat di hari jumat maupun hari ketika sekolah bebas lainnya, banyak anak muda yang masih berseragam mengisi keramaian taman.
Taman ini sangat cocok dikunjungi saat hari libur untuk refreshing, rekreasi maupun berolahraga. Taman Tirta Sari sebenarnya selalu ramai dikunjungi selain hari libur, namun pengunjung akan lebih banyak berkunjung saat hari-hari libur. Pengunjung tentunya akan ketagihan setelah berkunjung ke taman ini. Tidak perlu merogoh saku dalam untuk dapat mengunjungi taman ini, karena pengunjung hanya diminta untuk membayar parkir sebesar dua ribu rupiah dan gratis untuk masuk ke area taman.
Terdapat beberapa fasilitas yang cukup memadai, seperti mushola, toilet, area parkir, tempat istirahat, taman bermain anak, juga danau buatan yang berada di tengah taman. Danau tersebut biasa digunakan untuk memancing pengunjung maupun warga sekitar.
Berbagai keindahan taman ini sangat sayang untuk dilewatkan. Selain untuk refreshing, rekreasi, dan olahraga, taman ini cocok untuk dijadikan kegiatan kepramukaan, outbond, dan berbagai permainan. Tempat ini juga cocok bagi yang suka selfie maupun fotografi.

Penulis: Ulfah  Hafidhotul Hasanah-IAIN Surakarta

Senin, 03 April 2017


Pada 19 Maret lalu,Institut STIAMI dan Global Peace Foundation mengadakan International U-Gen Assembly dengan tema “Moral and Innovative Leadership for Peace and Development. Young People Taking Lead in SDGs, Nation and Character Building." Acara ini dihadiri oleh para perwakilan pembicara dari Global Peace Foundation yang kece abis. 

Pada seminar Global Peace STIAMI, diadakan 3 sesi materi. Sesi pertama adalah  mengenai isu-isu SDGs yang saat ini sedang gencar diperbincangkan untuk diselesaikan, seperti di antaranya kemiskinan, kelaparan, kesehatan dan lain-lain. Pada sesi ini, peserta dibagi perkelompok untuk membicarakan tentang isu SDGs dan langkahnya.

Pada sesi kedua, dibicarakan mengenai attitude, creative dan confident. Sebagai anak muda, peserta harus menumbuhkan jiwa kreatif, positif attitude dan selalu semangat!

Pada sesi ketiga, dibicarakan mengenai cara membangun startup demi memberikan solusi bagi berbagai permasalahan.

Nah, yang paling seru, disesi akhir diadakan foto bersama. Harapan dari adanya seminar ini adalah setiap peserta mampu menjadi leader masa depan yang memberikan solusi.

Salam GPF!

Mengintip Nusantara-Media Partner U-Gen Assembly

Gambar diambil dari: facebook global peace foundation.

Jumat, 10 Maret 2017

"Cara terbaik meramal masa depan adalah dengan menciptakannya." - J. K. Rowling

------------------------------------------
Leadership sangat dibutuhkan dalam setiap perjalanan hidup semua manusia. Di era globalisasi sekarang ini, manusia dituntut untuk tidak hanya bersaing dalam kanca nasional, tapi juga dalam kanca internasional.
Hanya mereka yang mempersiapkan dirinya dari sekaranglah yang nantinya akan menguasai masa depan!!!

Dengan demikian, maksimalkan seoptimal mungkin diri Anda untuk menjadi Manusia yang mampu melampui dirinya, mengalahkan dirinya, demi tujuan hidup yang lebih sejahtera, sukses, dan bahagia di semua aspek kehidupan Anda.

============================
🔊 BEM Institut STIAMI presents 🔊
-International Seminar-
🗣👥 U-Gen Assembly👥
📃 Tema : Moral and Innovative Leadership for Peace and Development Young People Taking The Lead In Nation & Character Building
📃 Sub tema : Build youth leadership as capital to increase the economic of nation

You must learn & practice : bagaimana cara agar kita bisa berpikir, bertindak, membangun moral dengan mempunyai jiwa kepemimpinan agar kita bisa menjadi THE BEST LEADERSHIP

📢 Acara ini diselenggarakan 📢 :
📆 Minggu, 19 Maret 2017
⏰ 07:00 s/d 12:00
🏢 Hotel Grand Cempaka (Jl. Letjend Suprapto, Cemp. Putih, Jakarta Pusat)*
📣 Terbuka untuk *UMUM, hanya untuk 200 peserta*
💰 HTM only 30K untuk UMUM, dan HTM untuk Mahasiswa/i Institut STIAMI only 23K

Kalian akan dapat apa aja sih di seminar ini? DONT AFRAID ! kalian akan dapat :
📓 Materi yang bermanfaat
📜 E-Sertifikat
🍱 Konsumsi

🎊 Bersama pembicara - pembicara yang luar biasa. Yang sudah sering tampil di panggung internasional dan berkontribusi atas pengembangan karakter pemuda di seluruh dunia. Sekarang Giliran Indonesia!!🎊 :
⚫Dr. Teh Su Tye ( CEO Global Peace Foundation Malaysia )
⚫Shintya Rahmi Utami ( GM Global Peace Foundation Indonesia)
⚫James poon ( International Partnership Global Peace Foundation )

If you want to present this seminar, dont forget you must registration :
📄 Registration with steps :
Nama Lengkap_Asal Kampus_Jurusan_Semester_No HP_Email
📞 Contact Person :
Wiranda Fitri Afiani ( 083871839566 )

Setelah kalian selesai registrasi silahkan melakukan pembayaran seminar sebagai peserta. DONT FORGET AGAIN TO :
➡ melakukan pembayaran ke rekening 💳 Bank BRI No Rek: 0934-01-02-10-24-53-5 ( Atas Nama : Aulia Shinta Amelia )
➡ Setelah melakukan pembayaran, selanjutnya silahkan kirim bukti pembayaran ke WA yg Atas Nama Wiranda Fitri Afiani ( 083871839566 ).

⚪REGISTRASI pendaftaran hanya lewat WA atau SMS ⚪
============================

" Semua hal butuh niat. Tp hanya mereka yang bergeraklah yang akan jd pemimpin, sisanya hanya akan jadi pemimpi."

You wait for what again? So, Grab It Fast Guys.

Follow up this made by menusa
media partner

Sabtu, 26 November 2016

Setelah sukses membuat sekolah online menulis dan sekolah penanaman karakter, menusa yakni mengintipnusantara.com kini membuat *Menusa C Level Group* pada 30 Okt 2016. Hingga mulai 22 November 2016 menjadi wadah dan komunitas untuk berdiskusi bagi para calon dan professional muda yang ingin belajar lebih jauh tentang entrepreneurship profit or nonprofit.

Kelas akan berlangsung 2 minggu sekali setiap hari minggu via whatsapp. selama 6 bulan tanpa libur . Adapun pelajarannya adalah entrepreneur, accounting, marketing, dll

Sistem kelas 3 bulan sekali akan ada meet up  ceo di co working place (biaya diberitahu kemudian)
(lokasi di jakarta). Materi tentu kece abis dengan pemateri oke

Admin akan memgeshare 1-3 ebook untuk didiskusikan. Ebook berasal dari dalam dan luar dg kurikulum adaptasi universitas univesitas bisnis professional ternama

Kelas ini bersifat gratis  untuk tahun 2016-2017 (boleh menyumbang)

karena untuk tahun depan 2017-2018 MULAI BERBAYAR mulai 250.000 rupiah per peserta hanya mengirimkan biodata nama-jabatan dan lembaga serta alasan

Terbatas hanya untuk 50 clevel yang terpilih. Saat ini tinggal 20 seat lagi
Daftar ke wa +6282298436574  (Mursalin,Saat ini sebagai Sekretaris menusa)
Pesan: Nama-Jabatan dan Lembaga serta alasan

mengintipnusantara.com

Menusa C Level Group .. Membangun Pesona Indonesia di Dunia Entrepreneur :)


Minggu, 09 Oktober 2016


Hai!
Kita tahu bahwa Indonesia merupakan Negeri subur, hal ini dikarenakan Indonesia beriklim tropis yang memiliki dua musim panas dan hujan. Seperti yang dikutip wikipedia, Indonesia terletak di 6°LU - 11°08'LS dan dari 95°'BT - 141°45'BT serta terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia/Oseania. Secara de facto, Indonesia memiliki 34 provinsi.

Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Indonesia memiliki bahasa nasional yakni bahasa Indonesia dan memiliki banyak sekali bahasa daerah. Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki banyak budaya dan suku, namun meski begitu Indonesia memiliki semboyan Bhinekka Tunggal Ika.

Indonesia amat indah karena pemukimannya masih banyak yang berkawasan hijau dan tradisional seperti di desa. Busana khas Indonesia adalah batik, meski baju daerah sangat banyak sekali begitupun peninggalan sejarah bahkan karya Indonesia.


https://www.youtube.com/watch?v=rCn0TMqyJtU (Lagu Indonesia Raya Youtube) 

Berdasarkan teori itu juga dibuat mengintip nusantara.com ini. Awalnya hanyalah sebuah web untuk branding Indonesia. Namun berkembang menjadi komunitas pulau, memiliki sekolah online via website, aplikasi yang dibagikan gratis untuk tahap uji coba dan sebagainya.

Ya, hingga akhirnya, mengintipnusantara.com ini memiliki sebuah project movement yang dinamakan nusantara movement id, yakni pergerakan Se-Nusantara untuk Indonesia. Menusa itu sendiri adalah komunitas anak mudanya.

Demikianlah latar belakang mengapa mengintipnusantara.com dibuat.


(Dewi Sri, Penangung Jawab Utama Menusa, Aneka Sumber)




Selasa, 20 September 2016


Yuk Ikut Lomba Give Away dari Reffi Dhinar

Cara:
 Menulis Non Fiksi "Apa Impianku Untuk Indonesia"
Jangan lupa selipkan kata "Mengintip Nusantara" 

Minimal 500 Kata, Maksimal 1000 Kata
Kirim ke mengintipnusantararedaksi@gmail.com

Akan ada 2 buku bagi peserta terpilih plus e-sertifikat. Muncul dalam kover buku Nasional Menusa
DL: 30 September 2016



sumber gambar: doc.menusa
Dicari Penulis dan Photographer Kreatif Untuk Indonesia Untuk Event Serentak Nasional

Dalam Kegiatan Kami Mengintip Nusantara​, Komunitas Pergerakan Dalam Menulis, Branding Nusantara, dan Pengembangan SDM yang anggotanya tersebar di Setiap Pulau Indonesia.

"UNDANGAN MENULIS FLASH TRUE STORY DAN FOTOGRAFI SABANG-MERAUKE"

Bertema "Semangat dan Cita Untuk Indonesia"

100 Naskah dan 100 foto yang terpilih akan dibukukan dengan wajib mendaftarkan ulang membeli buku secara preorder diskon 10%

Berikut syarat dan ketentuannya:
Cara ikutan FTS:
Kirimkan naskah sesuai tema ke mengintipnusantararedaksi@gmail.com
Panjang nasakah maksimal 2 halaman beserta biodata pribadi dan foto pribadi mini
Subjek Email: SCUI-Nama -Pulau-Kota-Lembaga

Cara Ikut Foto Instagram:
Kirimkan fotografi kamu dengan background keindahan Indonesia
Caption: Namamu-Lokasi-Caption kata motivasai
#menusacommunity #mengintipnusantaradotcom #SCUI @mengintipnusantaradotcom

Perbanyak likes dan dapatkan hadiahnya!!!!
Setiap peserta akan mendapatkan e-sertifikat dan kesempatan mengikuti kelas mengintipnusantara.com di whatsapp dan bergabung dengan grup line pulau Indonesia


Hadiah 2 orang untuk masing-masing kategori:

E sertifikat, souvenir menusa, pulsa 10 rb, buku dari sponsor dan juri/founder, kupon diskon senilai 150rb.

Sponsor: Graduated Shop​ dan Zukzez Ex Press​

Event ini serentak nasional.

Tentang kami:
mengintipnusantara.com

sekolah kami: bit.ly/MenusaSc

Senin, 19 September 2016

Menusa Creative Management adalah sebuah istilah yang ditujukan untuk Sistem Management yang ada di Menusa Community bagi komunitas, C-Level, dan lainnya yang ingin bekerja sama. Setelah mendapatkan beberapa komentar positif dari berbagai komunitas mengenai komunitas Menusa Community ini, akhirnya Founder mencetuskan Menusa Creative Management pada 1 September 2016. Adapun tujuannya adalah agar para komunitas maupun perorangan bisa bekerja sama dan mengadakan bagi hasil dari hasil program kerjanya, alias simbiosis mutualisme. 

Adapun ketetapan bekerjasama dengan Menusa Creative Management adalah berupa media partner yang terdiri dari media partner iklan, event partner sehari dan event partner penuh dan lainnya Harga kerja sama mulai dari Rp 850.000,00 sampai Rp juta-an. Hubungi Sekretaris Menusa: 62-822-9843-6574


Menusa Community adalah sebuah komunitas yang menggerakan mengintipnusantara.com ini. Tak hanya website ini, nantinya akan ada program pergerakan, dan aneka seminar yang menarik yang Volunteernya adalah dari Menusa Community itu sendiri. 

Setelah mengadakan rapat seminar offline bahasa yang akan diadakan dalam waktu dekat ini, serta mencanangkan program Menusa Creative Management pada 1 September 2016,  Menusa Community membuat sebuah sekolah online di link bit.ly/MenusaSc yang siap dipakai 8 September 2016. Adapun sekolah ini tujuannya adalah untuk memperkenalkan kepenulisan di berbagai ranah baik di blog, karya ilmiah dan sebagainya, serta mengembangkan pengetahuan budaya dan karakter yang nantinya akan ada di sekolah ini.

Adapun Mentor adalah Manager dari Menusa Community dan berbagai pihak yang berprestasi dan ter-kece di bidangnya. Para peserta atau siswa akan mendapatkan materi dan tugas wajib untuk kelulusan mereka. Beberapa pelajaran yang wajib dan bonus adalah budaya, karakter. Peminatan menulis wajib dalam rangka upaya branding adalah sangat banyak, di antaranya karya imiah, konten blog, dan sebagainya. Peminatan bonus untuk dipilih adalah kesehatan dan beasiswa serta bahasa asing. Masih ragu bergabung?

Daftar di bit.ly/MenusaSc

Selasa, 06 September 2016


asteria-energy.p
 sumber gambar: http://asteria-energy.p
Setelah mengadakan rapat awal September lalu, U'l Cee Institute, lembaga bahasa yang berada dekat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, akan bekerja sama dengan Menusa Community dalam bidang pengembangan bahasa dan karakter. Adapun ini adalah berbentuk Workshop yang akan dihadiri oleh Mahasiswa-Mahasiswi baru UIN Syarif Hidayatullah Jakarta demi keberhasilan studi bahasa mereka dan membentuk karakter mereka. Tak hanya itu, akan ada pembelajaran lanjutan bahasa berbentuk kajian di U'l Cee selama satu semester.


sumber gambar: https://yt3.ggpht.com/  
doc.Menusa

Dewi Sri, Founder Menusa berharap acara ini dapat terlaksana dengan segera dan bisa bermanfaat untuk mahasiswa. Demikian juga Ust. Yunal berharap kegiatan ini akan rutin dilaksanakan. Nantinya, akan ada bazar rekruitmen Menusa dan U'l Cee serta info pendidikan menarik lainnya.(Menusa)

Jumat, 26 Agustus 2016

Blog adalah sarana untuk latihan menulis. Setelah blog berhasil dibuat, kini saatnya mulai memposting tulisan dan juga mempopulerkan blog kita sendiri. Mungkin pada awalnya kita akan merasa malu atau tidak memiliki kepercayaan diri untuk menyebarkan tulisan, tapi kembali lagi pada tujuan nge-blog ya. Blog dibuat agar orang lain bisa meninggalkan komentar di tulisan kita. Dan agar orang lain tahu apa isi tulisan kita, tentunya kita harus memperkenalkan blog kita, ibaratnya jika ingin ada pembeli yang membeli dagangan kita, tentunya kita harus rajin berpromosi.


Berikut ini beberapa tips untuk mempopulerkan blog yang sangat mudah dilakukan blogger pemula,
  • Optimalkan penggunaan media sosial seperti facebook dan twitter. Promosikan link tulisan di timeline anda. Beri caption cuplikan isi tulisan kita agar orang tertarik untuk mengklik dan membacanya. 
  • Menulislah sesuai dengan minat dan keahlian. Jika anda memiliki minat di bidang psikologi, maka isilah postingan blog dengan artikel-artikel yang berkaitan dengan wawasan anda di bidang psikologi. Sudah banyak blog-blog khusus yang membahas satu bahasan tema misal serba-serbi gadget, hubungan pernikahan dan lain-lain. Biasanya blog dengan satu tema yang berkaitan akan lebih cepat menarik membaca dan follower. Tapi jika memang anda ingin menggunakan blog sebagai curahan isi hati dan mengisinya dengan beragam tema, hal itu juga diperbolehkan. Kemas semenarik mungkin isi curhatan dan jangan menyinggung nama tertentu atau berbau SARA. Promosikan artikel blog di komunitas blogger yang banyak beredar di dunia maya seperti Warung Blogger, Blogger Indonesia dan masih banyak lagi.
  • Sering-seringlah mengikuti kompetisi blog dari yang berupa giveaway hingga kontes berhadiah besar. Rajin mengikuti kompetisi dan kontes blog itu bisa membuat blog kita lebih sering dikunjungi.
  • Sering-seringlah melakukan blogwalking, atau mengunjungi blog lain. Tinggalkan komentar dan juga sisipkan link kita agar dikunjungi kembali. Tapi jangan hanya meminta kunjungan tanpa memberikan komentar yang sesuai. Berkunjunglah secara sopan dan tidak meninggalkan komentar yang menyinggung.
  • Buatlah artikel blog dengan tema yang aktual. Misalnya, membuat tulisan opini kita terhadap pemilu presiden dan lain-lain. Tapi yang paling penting adalah konsisten menulis tema yang disukai atau dikuasai.
  • Posting tulisan secara rutin, minimal seminggu sekali untuk blogger pemula. Seiring berjalannya waktu tingkatkan kuantitas dan kualitas tulisan kita tentunya. Biasanya saya minimal posting seminggu dua hingga tiga kali.  Gunakan bahasa yang kita sukai. Raditya Dika adalah blogger yang sukses dengan gaya bahasa kocaknya.
Inilah beberapa tips ringan untuk mempopulerkan artikel di blog pribadi kita. Jangan takut dengan kritik. Mari terus berkarya.



Biodata Penulis

Penulis dikenal dengan nama Reffi Dhinar. Penulis 4 buku solo antara lain Triangle’s Destiny, Falling Angel, Menyulam Senja, dan Three. Satu novelet juga lahir dengan judul Afraid yang tergabung dalam buku Police’s Secret. Karyanya yang lain juga tersebar di puluhan antologi bersama. Seorang penerjemah bahasa Jepang dan Inggris dan juga pemimpi ulung. Silakan berkunjung di blog www.wordholic.com jika ingin membaca contoh karya tulisnya.




Menusa Community

Menusa Community

NULIS BABE NEWS

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis
Mengintip Nusantara. Diberdayakan oleh Blogger.

Total Pengunjung

Projek Kami

Sekolah Online Menusa Community

Jenis Tulisan

Email Kami

Kirimkan kritik dan saran anda ke mengintip nusantara redaksi di mengintipnusantararedaksi@gmail.com

Tim Menusa

Tim Menusa
Semua isi web ini dikelola oleh tim menusa creative management. Hubungi Menusa Creative Management sebagai media partner anda. 08992458233